Roma Belum Punya Naluri “Membunuh”

Roma: Bos AS Roma, Eusebio Di Francesco, kecewa lantaran timnya gagal ‘membunuh’ Chievo Verona. I Lupi sempat unggul 2-0 di babak pertama melalui gol Stephan El Shaarawy dan Bryan Cristante, namun Gialloblu, julukan Chievo, mampu mengejar ketertinggalan melalui gol Valter Birsa dan Mariusz Stepinski di babak kedua.

“Saya kecewa. Permainan tampaknya terkendali tetapi kami harus segera menyelesaikan pertandingan ini. Kami memiliki kesempatan untuk melakukannya tetapi kami tidak memiliki naluri membunuh,” ujar Di Francesco kepada situs resmi klub.

“Hal yang dapat dipelajari hari ini adalah kami terlalu mudah membiarkan lawan mencetak gol. Bahkan ketika kami tidak memberikan mereka banyak peluang,” tegasnya.

Baca juga: Inter Ditumbangkan Parma, Spalletti: Ini Menyakitkan!

Di Francesco pantas kecewa, pasalnya Giallorossi menguasai pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 56 persen dan mencatatkan 16 tendangan dengan sembilan di antaranya mengarah ke gawang Chievo. Sementara Chievo hanya mampu mencatatkan 13 tembakan dan hanya 5 yang mengarah ke gawang.

Meski kecolongan dua gol, mantan manajer Sassuolo itu mengatakan bahwa timnya bermain baik di babak kedua. Masalahnya adalah permainan timnya terlalu santai dan gagal mengantisipasi permainan cepat Chievo.

“Tim bermain jauh lebih baik dengan dua gelandang sentral di babak kedua dan kami mampu menahan aliran bola mereka. Saat pertandingan terlihat kami kendalikan, kesalahan terbesar yang kami lakukan adalah gagal memanfaatkan situasi. Kami tidak mengelola permainan dengan baik dan hal yang sama terjadi juga di Milan,” pungkasnya.

Hasil tersebut membuat Roma tertahan di peringkat ke-9 klasemen sementara Serie A. Serigala Ibu Kota hanya mampu mengoleksi lima angka dari empat laga yang telah dilalui.

Video : Kevin/Marcus Juara Jepang Terbuka 2018

(ACF)