Ancelotti Komentari Perilaku Suporter Sepak Bola Italia

Roma: Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, mengomentari perilaku suporter Italia. Menurutnya, pendukung sepak bola Italia seperti menganggap pertandingan sebagai sebuah arena perang, bukan ajang olahraga dan mengeluhkan perilaku kasar para penonton di stadion.

“Di Italia, kita tertinggal di banding negara dalam hal budaya (sepak bola). Kita beranggapan sepak bola itu sebagai perang, padahal seharusnya sebuah event dimana tidak ada tempat bagi sikap kasar,” katanya.

Ancelotti mengakui bahwa ia justru menemukan perilaku yang lebih baik dari penonton sepak bola selama ia menjadi pelatih di luar Italia.

“Anda tidak akan dihina di Inggris, sementara di Perancis tidak akan ditemui semangat tinggi seperti di Spanyol dan Italia. Di Spanyol, ada persaingan sengit antara Barcelona dan Real Madrid, tapi tidak terjadi tindakan kasar seperti di stadion di Italia.”ujarnya. 

Sebelumnya pelatih Manchester United Jose Mourinho yang mengaku diintimidasi sepanjang pertandingan saat berhadapan dengan tuan rumah Juventus di ajang Liga Champions di Turin yang berakhir dengan kemenangan Manchester United 2-1.

Klik di sini: Bima Sakti Siapkan Taktik Anyar Melawan Timor Leste

Mourinho kemudian merespon sikap penonton dengan memberikan gerakan memegang kupingnya ke arah penonton tuan rumah pada akhir pertandingan. Ancelotti menyarankan agar panitia pertandingan segera menghentikan pertandingan jika aksi penghinaan dan intimidasi oleh penonton terus berlangsung.

“Panitia bisa menghentikan pertandingan jika turun hujan deras, dan juga bisa menghentikan jika terjadi penghinaan oleh penonton,” katanya.

Pelatih berusia 59 tahun itu kembali ke Seri-A musim ini untuk melatih Napoli, setelah sembilan tahun berkelana sebagai pelatih di Inggris, Spanyol, Perancis dan Jerman. Musim ini Napoli bertengger di posisi kedua klasemen dengan torehan 28 poin. 

Video: Timnas Garuda Wajib Menang Lawan Timor Leste